KABAR TERKINI

Catatan perjalanan
Masjid Al-Muawanah.

Kabar pembangunan, cerita orang-orang yang mengambil bagian, dan penjelasan tentang cara amanah ini dikelola.

GERAKAN

Persiapan Seribu Tangan, Satu Doa Dimulai

Sebuah masjid tidak harus menunggu satu donatur besar. Banyak tangan dapat bergerak bersama, masing-masing sesuai kemampuannya.

Rancangan tampak depan Masjid Al-Muawanah

Seribu Tangan, Satu Doa disiapkan sebagai gerakan partisipasi untuk pembangunan Masjid Al-Muawanah. Setiap orang dapat berdonasi dengan nominal berapa pun, kemudian melakukan konfirmasi melalui WhatsApp.

Setelah donasinya diverifikasi, donatur memperoleh satu Nomor Tangan permanen. Nomor tersebut digunakan kembali pada donasi berikutnya sehingga seluruh riwayat kontribusi tersimpan dalam satu identitas.

Gerakan ini akan berjalan bersama laporan terbuka, pembaruan pembangunan, serta cerita dari orang-orang yang ikut mengambil bagian.

Ambil bagian sesuai kemampuan, titipkan doa, lalu ajak satu tangan berikutnya.

Ambil Bagian
RENCANA MASJID

Mengenal Rancangan Masjid Al-Muawanah

Rancangan memperlihatkan masjid yang terbuka, tegas, dan mudah dikenali melalui bentuk gerbang serta menara geometrisnya.

Rancangan Masjid Al-Muawanah dari sudut depan

Dokumen perencanaan menampilkan Masjid Al-Muawanah dari sisi depan, samping, dan sudut bangunan. Lengkung pada pintu masuk menjadi titik sambut, sedangkan susunan menara membentuk penanda visual yang kuat.

Gambar rancangan akan dipasangkan dengan dokumentasi lapangan agar jamaah dapat mengikuti perubahan dari rencana menjadi bangunan nyata.

Setiap tahapan pembangunan nantinya disertai keterangan pekerjaan, kebutuhan berikutnya, dan penggunaan dana yang telah direkonsiliasi.

Dari rancangan menjadi ruang ibadah—dibangun oleh banyak tangan yang bergerak bersama.

Lihat Progres
SISTEM AMANAH

Mengapa Setiap Donatur Mendapat Nomor Tangan?

Nomor Tangan membuat partisipasi mudah dikenali tanpa menggandakan jumlah donatur ketika seseorang berdonasi berkali-kali.

Satu donatur memperoleh satu nomor, misalnya ST-0001. Nomor itu tetap menjadi miliknya untuk seluruh donasi berikutnya. Saat kembali berdonasi, ia cukup menyebutkan Nomor Tangan dan jumlah donasinya kepada admin WhatsApp.

Dengan sistem ini, penghitung Seribu Tangan menunjukkan jumlah donatur unik yang telah terverifikasi. Sementara itu, jumlah transaksi dan total dana dicatat sebagai ukuran yang berbeda.

Nomor tidak menunjukkan besar atau kecilnya donasi. Ia adalah tanda bahwa seseorang telah hadir dan mengambil bagian dalam pembangunan Masjid Al-Muawanah.

Satu orang, satu Nomor Tangan, dan satu jejak kebaikan yang dapat terus bertumbuh.

Pelajari Cara Kerja
← Kembali ke halaman utama
Ambil Bagian